Tuhan, aku masih berkutat dengan kesendirian yg entah sampai dimana ujuangnya. padahal aku tahu aku tak sendiri.... Tuhan selalu menunjukan jalan yang lurus untukku tapi aku memilih jalan berbelok belok.... Tuhan tahu apa inginku, apa takutku, tapi aku selalu menafikkannya... Tuhan, adakalanya aku meminta ingin menangis sejadi jadinya tapi tak Dia berikan, lagipula untuk apa aku menangis??? setidaknya ku butuh menangis agar hatiku tak keras bagai batu. Tuhan, aku mohon pengampunannmu. Aku tidak ingin menjadi manusia yg rugi dunia dan akhirat. Tuhan ampunilah dosa-dosa yang tak ku sengaja maupun yg lebih sering kusengaja. jadikanlah aku pribadi yang selalu takut padaMu, meningatMu dan slalu menyebut namaMu. Jafikanlah aku yg patuh dalam ketaatanMu. Tuhan, aku memohon keridhoanMu, keberkahanMu juga karomahMu. Lindungilah aku, keluargaku, saudaraku, muslimin dan muslimat dari segala fitnah orang-orang musyrik nan kafir, serta jauhkanlah kami dari segala perbuatan keji dan mungkar
dimanapun kami berada. Amin.
Senin, 17 Agustus 2015
Senin, 09 Februari 2015
Long time No see, waktunya menulis
Aku kembali..........tapi pertanyaannya, apa aku masih sama dg cerita yg sebelumnya???? Jawabannya akanku ceritakan disini>>>>>>>>
8 tahun...... Sepertinya begitu, sangat tidak mudah ternyata. Benar sekali perasaanku masih seperti dulu, menggilainya. Apa ini pantas disebut cinta sejati? Yang terkadang aku terpikir ini sangat memalukan untuk gadis sepertiku. Dan sekarang aku seperti gadis yg tak punya hati, ingin mencintai yang lain tapi yang timbul hanya kekesalan dan benci, ketika aku berusaha dekat dengan si A aku malah mundur, dan ketika aku mulai menyukai seseorang aku takut untuk memulainya lebih dulu dan ini sangat menyiksa!! Aku bukan orang yang sabar dalam mengungkapkan keterusteranganku,,,,, tapi untuk hubungan yang nantinya lebih setius aku selalu berpikir ulang dan ujung-ujungnya berhenti ditengah jalan. Aku gmungkin perasaanku selalu membeda-kan, tidak sama.... Dengan perasaanku yang hingga sekarang dicabutpun akarnya tetap tumbuh lagi. Aku tahu aku sangat buruk, tapi aku tidak lepas memohon pada-Nya yang terbaik. Aku berharap namaku realistis dengan kenyataan. KEBAHAGIAAN. Dan cinta adalah sesuatu yang sakral bagiku srperti halnya pernikahan. Allah, aku selalu memohon kebaikan pada diriku ini... Aku juga memohon agar hatiku terjaga untukmu, selalu mengingatmu, dan menyebutmu. jadikan aku yang terbaik untuk jodoh, calon suamiku, suamiku di Dunia dan Akhirat. Amin
8 tahun...... Sepertinya begitu, sangat tidak mudah ternyata. Benar sekali perasaanku masih seperti dulu, menggilainya. Apa ini pantas disebut cinta sejati? Yang terkadang aku terpikir ini sangat memalukan untuk gadis sepertiku. Dan sekarang aku seperti gadis yg tak punya hati, ingin mencintai yang lain tapi yang timbul hanya kekesalan dan benci, ketika aku berusaha dekat dengan si A aku malah mundur, dan ketika aku mulai menyukai seseorang aku takut untuk memulainya lebih dulu dan ini sangat menyiksa!! Aku bukan orang yang sabar dalam mengungkapkan keterusteranganku,,,,, tapi untuk hubungan yang nantinya lebih setius aku selalu berpikir ulang dan ujung-ujungnya berhenti ditengah jalan. Aku gmungkin perasaanku selalu membeda-kan, tidak sama.... Dengan perasaanku yang hingga sekarang dicabutpun akarnya tetap tumbuh lagi. Aku tahu aku sangat buruk, tapi aku tidak lepas memohon pada-Nya yang terbaik. Aku berharap namaku realistis dengan kenyataan. KEBAHAGIAAN. Dan cinta adalah sesuatu yang sakral bagiku srperti halnya pernikahan. Allah, aku selalu memohon kebaikan pada diriku ini... Aku juga memohon agar hatiku terjaga untukmu, selalu mengingatmu, dan menyebutmu. jadikan aku yang terbaik untuk jodoh, calon suamiku, suamiku di Dunia dan Akhirat. Amin
Langganan:
Postingan (Atom)