Senin, 17 Juni 2013

Sorry, I Love YOU. but I Love YOU......

Kemarin aku secara tak sengaja bertemu istri dan putrinya yang masih baby. Hal yang tak kuharapkan berubah menjadi nyata..... Rasa bersalah yang terus terusan mencintai suaminya membuatku ingin segera berhenti. tapi perasaan itu tak kunjung pergi, hanya ada aku semakin menjadi, terus menerus merindukannya dan menggila memanggil manggil namanya. Tuhan, aku sungguh sungguh ingin berhenti mencintainya, tapi hal yang tak pernah tersampaikan hingga kini aku hanya ingin bertemu dengannya. pertama dan terakhir kalinya. Aku ingin berusaha mencintai orang yang mencintaiku, siapapun jodohku kelak. Agar aku tak slalu dibayang bayangi tentangnnya. sejak kejadian kemarin aku mulai gusar, melihat putrinya yang cantik sangat persis dengan dirinya.... Aku yang takut bayi saat itu juga ingin sekali memeluk'y, menggendongnya seperti bayiku sendiri. tapi aku tau diri....
Bertahun tahun kulalui, mencoba jatuh hati pada orang lain tapi tak bisa, hanya ada aku yang sakit hati. tak seperti dirinya yang membuatku benar benar seperti seorang PENGECUT. 
Apa aku seburuk dan sejahat itu hingga dia tak mau bertemu denganku??? setelah aku mengirimnya surat k alamat rumahnya. Aku tidak meminta apa apa darinya, hanya aku benar benar ingin bertemu dengan'y dan mengakhiri smuanya. Yaah, aku hanya perlu bertemu dengannya sampai detik ini juga. tak ada yang lebih buruk selain aku terus mencintaimu hingga mati tanpa dia tahu.

Aisssh, setelah sekian lama ku tak buka blog kenapa harus cerita yang seperti ini...... Tak akan ada yang mengerti apalagi sekedar membantuku untuk bertemu dengannya.smua kembali kepada Allah.
Tuhan, Aku mohon, bukakan hatinya sedikit saja untuk menghubungiku dan bertemu denganku. kumohon yang gak sengaja buka catatanku ini say Amin. Amin yaa rabbal alamiin.

Selasa, 25 September 2012

>>Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh<<


Sudah lama aku gak curhat lagi, sebenarnya banyak sekali yang ingin aku ceritain tapi tangan ini sudah bosan mengetik kata-kata yang sudah jelas ujung-ujungnya. ya itu, my deep sadness.
Aku hanya mau keberadaan orang-orang tercinta di sampingku. Tapi sebenarnya, terkadang orang yang lebih dekat dengan kita adalah orang yang melukai kita sangat.... 
Aku ingin seperti mamahku, tapi aku sangat berbeda jauh dengannya, mamahku bagiku dia seseorang yang berhati mulia, walau pada awalnya aku sangat membencinya. Di mataku, ia sebagai wanita seharusnya layak di cintai pria yang baik hati pula tapi dalam kenyataannya aku mempunyai seorang bapak sialan yang temperamental, bisa ku bilang dia mengidap "Bipolar", dia tidak tanggung tanggung menghancurkan juga melukai keadaan sekelilingnya. Dia Gila! Dan aku ingin dia cepat mati dan mamahku mendapatkan yang layak bagi kehidupan rumah tangganya. Tapi mamah berusaha menasehatiku untuk tetap tabah, sabar, dan iklas. Menjadi sepertinya sangat sulit bagiku.... Sekarang,  aku sedang berusaha untuk menuruti nasihatnya.... Karena mamah bagiku seseorang yang baik, dan aku juga ingin seperti mamah yaitu menjadi orang yang baik. I LOVE YOU MAMAH.

Senin, 25 Juni 2012

Just Kidding!!!

Aku tidak akan mengampunimu!!! 

Jika ibuku terjadi apa apa lagi.... bahkan jika dia meninggalkanku lebih dulu, maka, saat itu juga kau harus mati di tanganku. Tak peduli hukum akan mengadiliku.

Sabtu, 19 Mei 2012

My Diary!


Aku mau bercerita sedikit ke belakang............

>>>

awalnya waktu MAN (setingkat SMA) aku mau di jodohin ma pilihan mamah, tapi aku dulu anti banget ma yang namanya perjodohan..... n' lagipula dulu aku cinta banget ma seniorku, kaq...
eaa, walopun cinta tak sampai begitu. tapi aku ni kalo dah sekali suka orang, sukaaaanya mpe menahun mungkin bisa mpe perawan tue kali eaa kalo belum ketemu jodohku. cwo ganteng banyak, agamis, tinggi, baik, dan laen-laenlah pokoknya tapi kalo dah serasa belahan jiwa gimana ce eaa...  walopun ada 2, 3, mah yang sempat singgah di hati, tapi tettep ja kaq tu lubuk hatiku yang terdalam. sekarang dia dah nikah, rasanya hancur sudah harapanku apalagi pas aku tau dia nikah ma seseorang yang gak aku harapin, BGT!
tambah emosi perasaan ni, akhh pokoknya campur aduk. aku gak benci kaq, tapi aku gak suka dia ada di samping kaq... sampe sekarang kalo teringat mereka woaaaah.... rasanya asem pait! tapi, gak tau kenapa aku masih tetep cinta kaq walo aku tau dia dah jadi milik orang lain, tiba-tiba aku kok kaya rela, gini loh.... gak pa-pa deh jadi istri keduanya atau aku tunggu dudanya ja, whaaaaaaaaaaat??? mau di tungguin sampe kapan? bisa-bisa aku perawan tue beneran, Heee4x. Berharap yang jelek tu gak baik.... tapi yang namanya cinta eaa begitulah.
Oea, bicara soal perjodohan.... mamah waktu itu kontek-kontekan ma yang mau di jodohin ke aku, tapi aku cuek ja... tapi lama-lama telponan ma ibuku terus bosen donk, yang mau di jodohin siapa....
Akhirnya mamah maksain aku terima telpon, akhirnya aku terima juga, tapi biasa ja tuh gak ada yang spesial, sms juga maleeeeees banget balesnya, sampai akhirnya aku bales juga ce tapi isinya ungkapan keterusteranganku kalo aku suka ma orang lain, lalu udah deh sejak tu aku dah gak terima telpon ma sms lagi dari dia. Tapi tanpa sepengetahuanku, ternyata eh ternyata mamahku yang masih sering hubungi dia. sampai kirim surat plus kasih foto segala lagi.... sampai sekarang aku gak tau isi suratnya apa, fotonyapun baru aku perhatiin tahun kemarin (2011). Dulu aku cuma sekilas doank.
Walopun waktu dah berlalu mamah tu slalu tanya diaaaaaaaaaaaaa mulu, smape akhirnya aku bilang, "Mah, kalo dia beneran suka aku, dia pasti akan memperjuangkan aku." huuuh, tapi nyatanya dia bukan seorang pejuang yang tangguh, dia bukan seseorang yang aku harapinwalopun ada sedikit rasa kecewa mah, tapi mamah tetap berharap aku mau mencobanya sampai aku out dari kuliah juga mamah terus mencoba meluluhkan hati aku, sampai akhirnya aku beraniin sms dia dan bilang keterus terangan aku, tapi, zleeeeeeeeeb..... Apa yang aku dapat?? makan tu hati!!! malu, kesal, kecewa mah pasti n' harag diri serasa jatuh, smuanya jadi terasa menyebalkan, pokoknya campur aduklah... Tapi aku berusaha santai terlihat biasa ja, dan memang aku bisa. Walo kita jarang kontek-kontekan lagi, kita masih menjaga pertemanan kita baik-baik.
Aku tau kalo sekarang dia dah merit tapi april lalu aku baru bertemu dengannya secara face to face.


WELL, sekarang prinsipku di geser seperempat dikiiit ja.
> Aku memandang perjodohan/ pedekate tu gak begitu buruk, mau dari pihak teman, sodara, keluarga atau siapapun itu, sebab bukankah cinta itu bisa datang kapan ja n' dimana ja, jadi gak harus dari pandangan pertama si yang bersangkutan (maksudnya aku). 
Perlu di ketahui, cintaku ni serius, so, kalo da yang coba maen-maen, gaya-gayaan, status palsu, atau apalah, menyingkirlah sebelum makan hati. Peace;- ) 


The End~