Jumat, 05 Februari 2016

Sky, My Friend.

Hai Ivanis, ada yang ingin kutanyakan padamu ketika kamu mungkin membaca suratku ini. Sebenarnya apa yang membuatmu mau berteman denganku.... . Ketika pertama kali aku memasuki sekolah menengah pertamaku, Kita satu kelas, dan kamu yang memulai topik bicara denganku, (yang ku anggap itu sekarang karna kepolosan kita remaja dulu.) ku pikir aku masih mengingat siapa aku dulu, apatis, sinis, pongah, dan sifat jelek lainnya yang ada padaku. terus terang, waktu aku mengenalmu kupikir kamu hanya bergaul dengan yg centil-centil dan mengelompok (ngeGeng) seperti itu, tapi memang sepertinya begitu. ketika kamu sedang bergerombol aku enggan ikut di dalamnya.sampai kenaikan kelas 2 memisahkan kita untuk tidak satu kelas. tapi cerita aku dan kamu, tidak berhenti sampai disitu. aku, kamu tidak tahu kenapa kita justru semakin dekat dan dekat (mungkin karna tempat tinggal kita searah).  pulang pergi kita bersama. kamu banyak bercerita tentang keadaanmu dan aku hanya pendengar baik bagimu. terkadang kita lebih banyak berdiam sambil menikmati keadaan sekitar, dan pikiran kita masing-masing. semua hal yang kulalui bersamamu adalah hal terindah bagiku. aku yang sok kuat sok pelindung, sok apalah sebenarnya jauh dari yang diharapkan. Rapuh. tapi itulah aku yang tak ingin menunjukan sisi lemahku. Ivanis, kau banyak disenangi orang dan aku orang yang terkucilkan, tapi kamu mampu tetap merangkulku dan sedikit terbuka dan menerima keadaan sekitarmu.
orang ini yang menghabiskan waktu memikirkan kamu selain orang yang pernah dia cintai (kaQ). bagaimana kabarmu, apa kamu baik-baik saja tanpaku, aku khawatir sama kamu, apa kamu gak terpikir tentangku?? itulah setidaknya pertanyaan-pertanyaanku saat aku merasa sendiri, saat kita jauh dan saat kita seperti 'Tom and Jerry'. Saat amarah memilih egoku jauh dari lubuk hatiku, aku yang sangat terluka. karna bagaimanapun kamu orang yang aku sayang sebagai teman terbaikku. like i said: "YOU ARE THE BEST!!!"
akhirnya aku yang selalu mengalah, dan sistuasi terakhir itu.... membuatku tak mengerti dan memilih, I AM ALONE! ku anggap semua tak berguna, menyebalkan, dan membuatku muak. aku asyik dengan duniaku sendiri dan kamu aku tidak tahu. Sampai akhirnya...... sebuah panggilan yang tidak kuduga datang. and that's you, my friend. kamu tahu??? saat mengangkat panggilan darimu aku seperti tak percaya, senang, haru, bodoh, malu rasanya campur aduk. seorang Ivanis bisa membuatku seperti itu. dan kamu teman cewe yang bikin aku seperti itu selain Imel yang pernah membuatku menangis kehilangan atas kepergiannya. dan jejaknya yang tersamarkan. Kamu tahu, kadang aku berandai jika itu seorang pria mungkin dia juga spesial untukku. tapi bukan berarti dia orang yang akan kucintai. karna cinta dan perasaan sayang itu beda. walaupun terlihat tipis. I SAID: " YOU ARE THE BEST!!!" terimakasih hadir dalam hidupku dan sampai kita tua nanti kita never end. OK.

Senin, 17 Agustus 2015

Tuhan Maha Tahu

Tuhan, aku masih berkutat dengan kesendirian yg entah sampai dimana ujuangnya. padahal aku tahu aku tak sendiri.... Tuhan selalu menunjukan jalan yang lurus untukku tapi aku memilih jalan berbelok belok.... Tuhan tahu apa inginku, apa takutku, tapi aku selalu menafikkannya... Tuhan, adakalanya aku meminta ingin menangis sejadi jadinya tapi tak Dia berikan, lagipula untuk apa aku menangis??? setidaknya ku butuh menangis agar hatiku tak keras bagai batu. Tuhan, aku mohon pengampunannmu. Aku tidak ingin menjadi manusia yg rugi dunia dan akhirat. Tuhan ampunilah dosa-dosa yang tak ku sengaja maupun yg lebih sering kusengaja. jadikanlah aku pribadi yang selalu takut padaMu, meningatMu dan slalu menyebut namaMu. Jafikanlah aku yg patuh dalam ketaatanMu. Tuhan, aku memohon keridhoanMu, keberkahanMu juga karomahMu. Lindungilah aku, keluargaku, saudaraku, muslimin dan muslimat dari segala fitnah orang-orang musyrik nan kafir, serta jauhkanlah kami dari segala perbuatan keji dan mungkar
dimanapun kami berada. Amin.

Senin, 09 Februari 2015

Long time No see, waktunya menulis

Aku kembali..........tapi pertanyaannya, apa aku masih sama dg cerita yg sebelumnya???? Jawabannya akanku ceritakan disini>>>>>>>>


8 tahun...... Sepertinya begitu, sangat tidak mudah ternyata. Benar sekali  perasaanku masih seperti dulu, menggilainya. Apa ini pantas disebut cinta sejati? Yang terkadang aku terpikir ini sangat memalukan untuk gadis sepertiku. Dan sekarang aku seperti gadis yg tak punya hati, ingin mencintai yang lain tapi yang timbul hanya kekesalan dan benci, ketika aku berusaha dekat dengan si A aku malah mundur, dan ketika aku mulai menyukai seseorang aku takut untuk memulainya lebih dulu dan ini sangat menyiksa!! Aku bukan orang yang sabar dalam mengungkapkan keterusteranganku,,,,, tapi untuk hubungan yang nantinya lebih setius aku selalu berpikir ulang dan ujung-ujungnya berhenti ditengah jalan. Aku gmungkin perasaanku selalu membeda-kan, tidak sama.... Dengan perasaanku yang hingga sekarang dicabutpun akarnya tetap tumbuh lagi. Aku tahu aku sangat buruk, tapi aku tidak lepas memohon pada-Nya yang terbaik. Aku berharap namaku realistis dengan kenyataan. KEBAHAGIAAN. Dan cinta adalah sesuatu yang sakral bagiku srperti halnya pernikahan. Allah, aku selalu memohon kebaikan pada diriku ini... Aku juga memohon agar hatiku terjaga untukmu, selalu mengingatmu, dan menyebutmu. jadikan aku yang terbaik untuk jodoh, calon suamiku, suamiku di Dunia dan Akhirat. Amin

Senin, 17 Juni 2013

Sorry, I Love YOU. but I Love YOU......

Kemarin aku secara tak sengaja bertemu istri dan putrinya yang masih baby. Hal yang tak kuharapkan berubah menjadi nyata..... Rasa bersalah yang terus terusan mencintai suaminya membuatku ingin segera berhenti. tapi perasaan itu tak kunjung pergi, hanya ada aku semakin menjadi, terus menerus merindukannya dan menggila memanggil manggil namanya. Tuhan, aku sungguh sungguh ingin berhenti mencintainya, tapi hal yang tak pernah tersampaikan hingga kini aku hanya ingin bertemu dengannya. pertama dan terakhir kalinya. Aku ingin berusaha mencintai orang yang mencintaiku, siapapun jodohku kelak. Agar aku tak slalu dibayang bayangi tentangnnya. sejak kejadian kemarin aku mulai gusar, melihat putrinya yang cantik sangat persis dengan dirinya.... Aku yang takut bayi saat itu juga ingin sekali memeluk'y, menggendongnya seperti bayiku sendiri. tapi aku tau diri....
Bertahun tahun kulalui, mencoba jatuh hati pada orang lain tapi tak bisa, hanya ada aku yang sakit hati. tak seperti dirinya yang membuatku benar benar seperti seorang PENGECUT. 
Apa aku seburuk dan sejahat itu hingga dia tak mau bertemu denganku??? setelah aku mengirimnya surat k alamat rumahnya. Aku tidak meminta apa apa darinya, hanya aku benar benar ingin bertemu dengan'y dan mengakhiri smuanya. Yaah, aku hanya perlu bertemu dengannya sampai detik ini juga. tak ada yang lebih buruk selain aku terus mencintaimu hingga mati tanpa dia tahu.

Aisssh, setelah sekian lama ku tak buka blog kenapa harus cerita yang seperti ini...... Tak akan ada yang mengerti apalagi sekedar membantuku untuk bertemu dengannya.smua kembali kepada Allah.
Tuhan, Aku mohon, bukakan hatinya sedikit saja untuk menghubungiku dan bertemu denganku. kumohon yang gak sengaja buka catatanku ini say Amin. Amin yaa rabbal alamiin.

Selasa, 25 September 2012

>>Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh<<


Sudah lama aku gak curhat lagi, sebenarnya banyak sekali yang ingin aku ceritain tapi tangan ini sudah bosan mengetik kata-kata yang sudah jelas ujung-ujungnya. ya itu, my deep sadness.
Aku hanya mau keberadaan orang-orang tercinta di sampingku. Tapi sebenarnya, terkadang orang yang lebih dekat dengan kita adalah orang yang melukai kita sangat.... 
Aku ingin seperti mamahku, tapi aku sangat berbeda jauh dengannya, mamahku bagiku dia seseorang yang berhati mulia, walau pada awalnya aku sangat membencinya. Di mataku, ia sebagai wanita seharusnya layak di cintai pria yang baik hati pula tapi dalam kenyataannya aku mempunyai seorang bapak sialan yang temperamental, bisa ku bilang dia mengidap "Bipolar", dia tidak tanggung tanggung menghancurkan juga melukai keadaan sekelilingnya. Dia Gila! Dan aku ingin dia cepat mati dan mamahku mendapatkan yang layak bagi kehidupan rumah tangganya. Tapi mamah berusaha menasehatiku untuk tetap tabah, sabar, dan iklas. Menjadi sepertinya sangat sulit bagiku.... Sekarang,  aku sedang berusaha untuk menuruti nasihatnya.... Karena mamah bagiku seseorang yang baik, dan aku juga ingin seperti mamah yaitu menjadi orang yang baik. I LOVE YOU MAMAH.

Senin, 25 Juni 2012

Just Kidding!!!

Aku tidak akan mengampunimu!!! 

Jika ibuku terjadi apa apa lagi.... bahkan jika dia meninggalkanku lebih dulu, maka, saat itu juga kau harus mati di tanganku. Tak peduli hukum akan mengadiliku.